STIKes Darul Azhar Batulicin Program Studi D-III Kebidanan
Dosen Pengampu : Tuti Meihartati,SST,.M.Kes
Dosen Pengampu : Tuti Meihartati,SST,.M.Kes
Mata Kuliah : Ilmu Kesehatan Masyarakat
VIDEO PENYULUHAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
PENYULUHAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN)
DI WILAYAH KERJA KANTOR DESA BERSUJUD
KECAMATAN SIMPANG EMPAT
KABABUPATEN TANAH BUMBU
Dosen Pengampu : Tuti Meihartati.,SST.M.Kes
DI SUSUN OLEH :
RINI SARI DEWI
NIM.1115150397
PROGRAM STUDI D –III KEBIDANAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN DARUL AZHAR
BATULICIN
2017
PENYULUHAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN) DI
WILAYAH KERJA KANTOR DESA BERSUJUD
KECAMATAN SIMPANG EMPAT
KABABUPATEN TANAH BUMBU
Rini Sari Dewi
Mahasiswi Program Studi D-III Kebidanan STIKES Darul
Azhar Batulicin
ABSTRAK
Kegiatan pengabdian dilatar
belakangi dari pemikiran bahwa perlunya penyuluhan Pemberantasan Sarang Nyamuk
(PSN) bagi Masyarakat guna untuk menghindari dari berbagai penyakit yang
disebabkan oleh gigitan nyamuk yang dapat membahayakan kesehatan khususnya pada
masyarakat yang ada di wilayah kerja kantor desa Bersujud Kecamatan Simpang
Empat Kabupaten Tanah Bumbu. Rumusan masalah dalam pengabdian ini adalah : 1).
Bagaimana pengertian Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 2). Bagaimana manfaat
dari Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3). Bagaimana prosedur dari
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam
bentuk suatu penyuluhan singkat selama 1 jam pertemuan dengan anggota masyarakat sebanyak 10 orang masyarakat di wilayah
kerja kantor desa Bersujud yang dilaksanakan di kantor desa Bersujud.
Pertemuan selama 1 jam ini membahas tentang teori
mengenai Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), langkah-langkah pelaksanaan
penyuluhan adalah sebagai berikut: Penyuluh membahas mengenai teori Pemberantasan
Sarang Nyamuk (PSN) dalam tataran teoritis yang meliputi pengertian, manfaat
dari Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) langkah-langkah pelaksanaan dan prosedur
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Penyuluhan pengabdian memberikan
arahan dan bimbingan kepada masyarakat dan mempraktekkan cara Pemberantasan
Sarang Nyamuk (PSN). Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan
pengabdian ini adalah metode ceramah dan tanya jawab. Berdasarkan
pengamatan selama kegiatan pengabdian kepada masyarakat berlangsung, diperoleh
beberapa hasil yang positif, diantaranya adalah: 1). Para peserta menunjukkan
perhatian yang sangat tinggi terhadap materi pengabdian yang disampaikan oleh
penyuluh pengabdian 2). Para peserta menunjukkan reaksi yang positif terhadap penerapan
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3). Para peserta aktif bertanya dan
mengungkapkan masalah-masalah yang dialaminya selama ini dan mereka bersemangat untuk dapat
menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di rumah masing-masing dalam
keseharian. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah bertambahnya
wawasan, banyak pengalaman dan pengetahuan baru yang
diperoleh oleh Masyarakat di wilayah Kantor Desa Bersujud Kecamatan
Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan mengenai Pemberantasan
Sarang Nyamuk (PSN).
Kata Kunci : Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)
PENDAHULUAN
Usaha untuk mengatasi masalah
penyakit DBD di Indonesia telah puluhan tahun dilakukan, berbagai upaya
pemberantasan vektor, tetapi hasilnya belum optimal. Secara teoritis ada 4 cara
untuk memutuskan rantai penularan Demam Berdarah Dengue, yaitu: melenyapkan
virus, isolasi penderita, mencegah gigitan nyamuk dan pengendalian vektor.
Untuk pengendalian vector dilakukan dengan dua cara yaitu dengan cara kimia dan
pengelolaan lingkungan, diantara salah satunya adalah dengan Pemberantasan
Sarang Nyamuk. Pengendalian vektor dengan cara kimia hanya membebankan
perlindungan terhadap pindahnya penyakit yang bersifat sementara dan dilakukan
hanya apabila terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB)/wabah. Cara ini memerlukan dana
yang tidak sedikit serta mempunyai darnpak negative terhadap lingkungan. Untuk
itu diperlukan cara lain yang tidak menggunakan bahan kimia diantaranya melalui
peningkatan partisipasi masyarakat untuk pengendalian vektor dengan melakukan
Pemberantasan Sarang Nyamuk (Indra, 2003 cit. Permai, (2010).
Pengendalian vektor penyakit Demam
Berdarah Dengue (DUD) telah diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan: nomor
581/Menkes/SK/Vll l992 tentang pemberantasan penyakit Dernam Berdarah dan
Kepmenkes nomor 92 tabun 1994 tentang perubahan atas lampiran Kepmenkes Nomor
581/Menkes/SK/1992, yang dititikberatkan pada upaya pencegahan dengan gerakan
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) selain penatalaksanaan penderita DBD
dengan memperkuat kapasitas rumah sakit, memperkuat surveilans epidemiologi dan
pencegahan Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD (Kepmenkes RI, 2012).
Pengendalian vektor dengan kegiatan
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dilakukan secara
periodik oleh masyarakat yang dikoordinir oleh Rukun Tetangga/Rukun Warga
(RT/RW). Keberhasilan kegiatan PSN dapat diukur dengan Angka Bebas Jentik
(ABJ). Apabila ABJ lebih besar dari 95% diharapkan penularan DBD dapat dicegah
atau dikurangi (Depkes RI, 2005).
Batulicin, (Antaranews Kalsel) -
Jumlah penderita penyakit yang diduga Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten
Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, selama 2015 tercatat 272 kasus, satu orang di
antaranya meninggal dunia.
Penderita DBD tersebut tersebar di
beberapa kecamatan, di Kecamatan Satui 119 kasus, Kusan Hilir 45 kasus, dan
Simpang Empat 70 kasus.
Upaya pemberantasan DBD
dititikberatkan pada penggerakan potensi masyarakat untuk dapat berperan serta
dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (gerakan 3M Plus yaitu menguras, menutup, dan
mengubur), pemantauan ABJ dan penanganan di rumah tangga. Selain itu
Pemberantasan Sarang Nyamuk juga bias dilakukan dengan cara memanfaatkan atau
mendaur ulang barang bekas yang bisa menampung air, serta Plus mencegah
perkembang biakan nyamuk dengan memelihara ikan pemakan jentik, memasang kasa,
mengatur ventilasi dan pencahayaan di dalam ruangan adalah cara efektif untuk
mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD).
METODE
PELAKSANAAN
Kegiatan pengabdian ini
dilaksanakan dalam bentuk suatu penyuluhan singkat selama 1 jam pertemuan
dengan anggota masyarakat sebanyak 10 orang masyarakat di wilayah kerja kantor
desa Bersujud yang dilaksanakan di kantor desa Bersujud.
Pertemuan selama 1 jam ini membahas tentang teori mengenai Pemberantasan Sarang Nyamuk
(PSN),
Langkah-langkah
pelaksanaan penyuluhan adalah sebagai berikut: Penyuluh membahas mengenai teori
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dalam tataran teoritis yang meliputi
pengertian, manfaat dari Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) langkah-langkah
pelaksanaan dan prosedur Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Penyuluhan
pengabdian memberikan arahan dan bimbingan kepada masyarakat dan
mempraktekkan cara Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Realisasi
Pemecahan Masalah
Kegiatan yang dilakukan dalam mencapai tujuan pengabdian kepada
masyarakat ini adalah sebagai berikut:
1.
Persiapan.
a.
Mengurus surat izin dan surat tugas untuk
melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
b.
Menghubungi Kepala Desa Bersujud Kecamatan Simpang
Empat menetapkan jumlah peserta dan jadwal pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
2.
Pelaksanaan.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal
07 April 2017 di Kantor Desa Bersujud Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah
Bumbu.
Khalayak
Sasaran
Sebagai peserta dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah
para staff kantor desa Bersujud dan Masyarakat desa Bersujud di Wilayah Kantor
Desa Bersujud Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu.
Metode
yang digunakan
Metode yang
digunakan dalam melaksanakan kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah dan
tanya jawab,
HASIL
DAN PEMBAHASAN
Berdasarkan
pengamatan selama kegiatan pengabdian kepada masyarakat berlangsung, diperoleh
beberapa hasil yang positif, diantaranya adalah:
1.
Para peserta menunjukkan perhatian yang sangat
tinggi terhadap materi pengabdian yang disampaikan oleh Penyuluh pengabdian.
2.
Para peserta menunjukkan reaksi yang positif
terhadap penerapan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)
3.
Para peserta aktif bertanya dan mengungkapkan
masalah-masalah yang dialaminya selama ini dan mereka bersemangat
untuk dapat menerapkan s Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di rumah
masing-masing dalam keseharian.
Ditinjau dari segi materi pengabdian yang disampaikan, banyak pengalaman
atau pengetahuan baru yang diperoleh oleh Masyarakat di wilayah Kantor
Desa Bersujud Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan
Selatan. Sebaliknya bagi Penyuluh pengabdian juga memperoleh beberapa input
yang bermanfa’at tentang berbagai keluhan yang dialami oleh masyarakat di
wilayah kerja kantor desa Bersujud Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah
Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan. Semua pengalaman tersebut dapat penyuluh
pengabdian gunakan sebagai bahan pertimbangan untuk melaksanakan pengabdian
kepada masyarakat di masa- masa yang akan datang.
Secara umum kegiatan
pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh penyuluh
pengabdian masyarakat ini tidaklah menemukan kendala yang cukup berarti, dalam
artian bahwa pelaksanaan kegiatan ini cukup lancar. Hanya saja karena
keterbatasan dana untuk pelaksanaan pengabdian ini, maka menyebabkan
keterbatasan bentuk, jenis, dan waktu pelaksanaan kegiatan.
KESIMPULAN
DAN SARAN
Berdasarkan uraian yanag telah dikemukakan pada bagian sebelumnya,
diperoleh kesimpulan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat:
1.
Meningkatkan pengetahuan bagi masyarakat tentang
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah kerja Kantor Desa Bersujud
Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan.
2.
Meningkatkan semangat para masyarakat demi menjaga
kesehatan dan menghindari penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk yang
dapat mebahayakan kesehatan.
Berdasarkan kepada hasil yang diperoleh maka dapat disarankan beberapa
hal sebagai berikut:
1.
Berdasarkan permintaan dari peserta, hendaknya
kegiatan-kegiatan seperti ini dapat ditingkatkan frekuensi pelaksanaannya.
2.
Biaya untuk pelaksanaan kegiatan ini hendaknya lebih
ditingkatkan, sehingga dapat melaksanakan kegiatan lebih variatif dan waktu
lebih lama.
DAFTAR
PUSTAKA
Azwar,
Arif. 2012. Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan. Mutiara Sumber Widya :
Jakarta
Departemen Kesehatan RI. 2011. Kurikulum dan Modul Pelatihan Bidan
Poskesdes Indonesia. Depkes RI : Jakarta
Depkes RI.
2007. Ayo Lakukan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah.
Jakarta: Pusat Promosi Kesehat
Permai, Wadung
Indah, (2010),
http://wadunrt.wordpress.com/2010/03/22/makalah-demam-berdarah-dengue.01/April/2017, 11.33
Kementrian
Kesehatan RI. 2007. Waspada Demam Berdarah. Jakarta: Pusat
Penanggulangan Krisis Kesehatan Kemenkes RI.
Malasari,
Sukma N.N. 2010.Perbedaan Faktor Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk dan
Lingkungan di Desa Endemis dan Non Endemis DBD (Studi di Puskesmas Ngadiluwih,
Kab. Kediri (Skripsi). Surabaya: Fakultas Kesehatan Masyarakat UNAIR.
Sulawesi Tengah,
Media Litbang Kesehatan.
Kepmenkes Rl. 2012. Petunjuk Teknis Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam
Berdarah Dengue (PSN DBD) Oleh Juru Pemantau Jentik (JUMANTIK). Jakarta :
Kepmenkes RI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar